Selasa, 20 November 2012

Apakah Islam Diskriminatif terhadap Perempuan?


Judul di atas sengaja diakhiri dengan “tanda tanya” bukan “ titik.” Mengapa? Itu sebagai refleksi kegelisahan penulis, setelah beberapa waktu lalu mengikuti konferensi nasional tentang Islam dan kepemimpinan perempuan. Dalam sebuah sesi, diperdebatkan dengan sengit ketentuan-ketentuan dalam Islam yang dianggap membelenggu dan mendeskreditkan perempuan. Benarkah demikian?

Mahasiswa dan Aksi Tolak Kenaikan BBM


Aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa terhadap rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terjadi di sejumlah tempat. Bermodalkan kesadaran kritis, mahasiswa hadir untuk menyuarakan keprihatinan dan keberpihakan pada penderitaan rakyat. Namun, gejala kekerasan mulai tampak. Pancing-memancing terjadinya kekerasan merupakan gejala yang patut mendapat perhatian.

Mengeliminir Unsur Guessing (Menebak) pada Tes Bentuk Pilihan Ganda


Tes tertulis dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu tes uraian (essay test), dan test objektif (objective test). Tes objektif banyak digunakan oleh dunia pendidikan, yang umumnya disajikan dalam bentuk pilihan ganda (multiple choice). Banyak orang  beranggapan bahwa tes pilihan ganda lebih mudah dari pada tes uraian (Wijaya, 2005).

Mengenal Model DINA Untuk Diagnostik


Kegiatan diagnosis bagi anak yang mengalami kesulitan belajar bukanlah hal baru. Kegiatan ini biasanya dilakukan melalui dua tahapan, yakni: menetapkan skor masing-masing anak dan menetapkan skor batas (cut-off score) yang tepat. Skor yang diperoleh masing-masing anak, selanjutnya dibandingkan dengan skor batas yang telah ditetapkan. Kedua tahapan itu sangat rawan muncul kesalahan sehingga mempengaruhi hasil yang didapat.

TES DIAGNOSTIK


Kata “diagnosis” berasal dari bahasa Yunani, dari kata “diagignÓskein.” Secara harfiah, kata itu menurut Rupp et al. (2010) memiliki makna: untuk mengetahui secara tepat (to know precisely), untuk memutuskan (to decide), dan untuk sependapat (to agree upon). Yang & Embretson (2007) mengartikan diagnosis ke dalam tiga aspek: deskripsi tentang karakteristik sesuatu atau fenomena, mengidentifikasi sifat dari sesuatu atau penyebab dari fenomena, dan keputusan atau kesimpulan yang dibuat melalui deskripsi atau analisis.